Featured Article

Selasa, 05 Januari 2016

PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT


BAB I
PENDAHULUAN

      A.  LATAR BELAKANG
Stratifikasi sosial atau pelapisan sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang menempatkan seseorang pada kelas-kelas sosial sosial yang berbeda-beda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban yang berbeda-beda pula antara individu pada suatu lapisan sosial lainnya.
Dalam hal ini, stratifikasi sosial terbentuk dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat. Pada dasarnya stratifikasi sosial terbagi atas persamaan derajat yang dimiliki oleh suatu kelompok hingga membentuk lapisan sosial di masyarakat.
Stratifikasi sosial sendiri memiliki sifat positif di masyarakat, contohnya adalah stratifikasi sosial yang sengaja dibentuk untuk tujuan bersama. Stratifikasi yang sengaja disusun untuk mencapai tujuan tertentu biasanya berkaitan dengan wewenang dan pembagian kekuasaan resmi dalam organisasi formal atau politik.
Akhir-akhir ini sering timbul pertikaian karena perbedaan-perbedaan kecil yang sedikit menyinggung masalah sosial dan juga kesamaan derajat. Maka kami sebagai mahasiswa memiliki bentuk kepedulian untuk memberikan kontribusi ini minimal dengan menyusun makalah yang berkaitan dengan berbagai pengetahuan akan Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat.

Jumat, 11 Desember 2015

Negara yang Mendominasi Ekonomi Dunia

Negara-negara yang mendominasi perekonomian dunia berkomitmen menggapai satu tujuan yakni meningkatkan pertumbuhan dan lapangan pekerjaan. 

Namun, komitmen tersebut dinilai abu-abu karena setiap negara menetapkan kebijakan berbeda sesuai ambisi dan kepentingan negaranya.

Hal tersebut terungkap saat para wakil negara-negara yang mendominasi perekonomian dunia, seperti Jepang, Amerika Serikat (AS), Jerman menggelar pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung akhir pekan ini. 

Ketua International Monetary Fund (IMF), Tharman Shanmugaratnam mengatakan, kebijakan yang dikeluarkan memang tidak sepenuhnya ampuh mengatasi krisis yang terjadi. Namun dinilai setidaknya ada fokus yang lebih kuat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi maupun lapangan pekerjaan.  

Setelah sepekan menggelar pertemuan, masih ada pertanyaan besar berkecamuk di tengah kondisi ekonomi global yang belum pulih, seperti kebijakan fiskal antara satu negara dengan lainnya, dan efektivitas dari stimulus moneter. 

"Tidak ada suatu strategi yang bisa membawa dunia untuk mencicipi pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan supaya bisa normal kembali," kata dia menanggapi mandeknya konsensus antar negara-negara dengan perekonomian terbesar tersebut, seperti dilansir dalam laman CNN, Minggu (21/4/2013). 

Jepang misalnya, menghadiri pertemuan tersebut dan khawatir akan mendapatkan kritikan tajam akibat langkah Bank Sentral negaranya yang menggandakan pembelian surat utang, sehingga membanjiri pasar dengan Yen dan membuat nilai tukar mata uang tersebut jatuh. 

Menteri Keuangan Brazil, Guido Mantega menuturkan, pelonggaran kebijakan moneter Jepang dilakukan karena terjadi 'perang mata uang' antara negara-negara berkembang. 

"Tokyo merevitalisasi kebijakan sebagai langkah baru dan berani untuk pertumbuhan ekonomi berdasarkan stimulus fiskal dan moneter serta reformasi struktural," jelasnya. 

Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Jack Lew mengaku, kecewa dengan lemahnya permintaan dari negara Eropa. Sebab, dorongan permintaan yang kuat dari Eropa sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia. 

"Negara-negara yang mencatatkan perdagangan surplus, seperti China dan Jerman diperlukan untuk membantu keseimbangan global, karena pertumbuhan ekonomi ditopang permintaan kuat dan fleksibilitas nilai tukar," urai dia. 

Di sisi lain, Menteri Keuangan Jerman mengungkapkan, risiko terganjalnya pertumbuhan berasal dari melebarnya defisit fiskal di negara maju, seperti AS. 

"Menunda penyesuaian kebijakan akan semakin memperburuk risiko terhadap prospek pemulihan ekonomi dunia," ujarnya. 

Seolah tidak mau disalahkan, AS justru mengklaim telah menghilangkan kerasnya komitmen untuk menstabilkan utang dalam pertemuan G20. 

Namun pernyataan tersebut dibantah delegasi Eropa yang menyebut justru terjadi perdebatan sengit antara AS dan Jerman yang tidak dapat diselesaikan pada pertemuan G20. 

Menteri Keuangan Korea Selatan, Hyun Seok Oh bersikeras anjloknya harga Yen menjadi keprihatinan dan mendesak Jepang untuk mencari jalan keluar dengan kebijakan moneter lain. 

Menanggapi kekhawatiran ini, IMF sepakat membentuk struktur kerja baru tentang bagaimana negara-negara maju bisa keluar dari jerat pelonggaran kebijakan moneter.

"Dua fokus utama, yakni stimulus moneter bukan saja untuk ekonomi pasar berkembang, serta mencari solusi bila terjadi kemandekan stimulus ini," pungkas Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde. (Fik/Nur)

Sumber:
http://bisnis.liputan6.com/read/567089/negara-yang-mendominasi-ekonomi-dunia-janji-dorong-pertumbuhannya

Negara yang Akan Maju 10 Tahun Mendatang




Jakarta (ANTARA News) - Indonesia memiliki peluang menjadi negara maju di berbagai bidang pada 10 tahun mendatang setelah melakukan perubahan-perubahan mendasar saat ini setelah China dan India, kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Zainal Abidin Mohamad Zain.

"Saya memproyeksikan Indonesia menjadi negara maju setelah China dan India," kata Zainal Abidin dalam diskusi pertama dengan para duta besar yang diselenggarakan Korps Alumni Himpunan Islam (Kahmi) dan dipandu Nazaruddin Nasution di Jakarta, Jumat.

Minggu, 22 November 2015

Status Kewarganegaraan saat Melakukan Pernikahan Campuran dan Akibat Perceraiannya


BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Seiring perkembangan teknologi dan era globalisasi, negara-negara mengalami perkembangan di berbagai bidang seperti bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, militer, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi salah satunya adalah negara Indonesia. Kebebasan seseorang untuk pergi ke berbagi negara Indonesia juga mudah dilakukan menggunakan transportasi seperti pesawat dan kapal laut dengan syarat-syarat yang berlaku, sehingga dengan adanya hal tersebut menyebabkan banyaknya warga negara asing dapat menetap di Indonesia dan begitu pula sebaliknya. Setiap warga asing yang menetap juga dapat belajar lebih di bidang pendidikan dan budaya Indonesia dan warga asing memiliki kebebasan untuk mendapatkan kehidupan baru di Indonesia seperti berkenalan, berteman dengan warga Indonesia karena hal tersebut dapat menimbulkan suatu hubungan emosional dan tumbuhlan benih cinta dan kasih sayang diantara mereka sehingga timbul suatu keinginan untuk meneruskan hubungan sampai jenjang pernikahan. Setiap orang yang hidup di dunia ini mempunyai hak untuk perkawinan, membentuk rumah tangga ang bahagia dan melanjutkan keturunan baik di dalam negara maupun di luar negara. Karena manusia diciptakan oleh ALLAH Yang Maha Esa diberikan kebebasan dalam memilih kehidupan salah satunya adalah untuk mengenal satu sama lain yang tidak membedakan suku, agama, budaya dan ras.

Minggu, 25 Oktober 2015

Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Kemiskinan


1.             Latar Belakang 

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan cabang ilmu yang harus dikuasai dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sejarah menunjukkan  bahwa  kemajuan  suatu  bangsa  ditentukan  oleh  penguasaan  ilmu pengetahuan  dan  teknologi.  Penguasaan  Ilmu  Pengetahuan  dan  Teknologi  tidak mungkin terjadi secara instant melainkan memerlukan usaha yang konsisten dan terus menerus. Namun dibalik perjuangan untuk mewujudkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dapat digunakan seluruh masyarakat, terdapat pembangunan ekonomi yang kurang merata menyebabkan masih banyak masyarakat miskin yang belum menikmati ilmu pengetahuan dan teknologi  yang berkembang di negeri ini. Kemiskinan sendiri merupakan kelanjutan dari perjuangan bangsa, sebagai perjuangan yang akan memperoleh kemerdekaan bangsa dan motivasi fundamental untuk menggapai cita-cita menjadi masyarakat yang adil dan makmur.

Senin, 15 Juni 2015

TUGAS VIDEO TENTANG DEMOKRASI




https://www.youtube.com/watch?v=mV3n0Wr5rIY

Tugas softskill pendidikan pancasila 
Tema Demokrasi

Kelas 1ID05 
Nama anggota =
Arif A
Fakhruroji A
Dwiki E
Dicky A
Nurachman H
Ramadhany W
Rizky F

Maaf, bila ada kesalahan dan kekurangan dalam video ini
Terima kasih

Senin, 27 April 2015

Hal-Hal yang Akan Dilakukan Ketika Saya Sarjana



          Sesuatu yang kita lakukan pasti selalu muncul sebuah pertanyaan-pertanyaan baru yang harus kita jawab. Pertanyaan tersebut pastinya sesuatu yang harus kita lakukan terhadap sebuah kejadian yang akan datang. Seperti halnya saat kita duduk di Sekolah Dasar (SD), tentu orang tua maupun tetangga atau orang-orang yang kita kenal pasti bertanya-tanya kepada kita tentang apa yang akan kita lakukan saat sudah lulus SD?, mau meneruskan ke SMP mana?, atau kalau bisa SMP negeri ya?. Dan begitu seterusnya saat kita lulus SMP, SMA dan nanti saat lulus kuliah.

          Pasti banyak hal-hal yang ingin kita lakukan suatu saat nanti saat kita mengalami wisuda dan tentunya sudah mempunyai gelar sarjana. Hal-hal tersebut kadang sudah kita rencakan maupun spontan terpikir di dalam diri kita untuk melakukan hal-hal tersebut. Hal-hal tersebut pastinya sesuatu yang masih dianggap sebuah wacana, tetapi saya yakin sebuah wacana tersebut dapat diwujudkan dan sesuai dengan apa yang saya rencakan nanti ke depan. Tentu saja jika kita menunda-nunda rencana yang kita rencanakan tidak akan terwujud kesuksesan yang sudah kita gambarkan atau pikirkan. Lakukan saja yang terbaik sesuai rencana dan baik atau buruknya hasil harus kita terima walaupun kadang kita merasa muak dengan semua hal yang kita lakukan tidak menumbuhkan hasil karena saya yakin seyakinnya rencana Allah SWT akan selalu indah jika kita kuat dan teguh.

Popular Posts

Tweets

Translate